Thursday, 22 March 2012
Resepi Kasih Sayang
Haku share benda ni dr blog my paktam....do renung-renungkanlah dan selamat beramal hehehhheee....
1.Sayangi dia dengan hati, bukan dengan perasaan. Jika anda meletakkan sesuatu hubungan berdasarkan perasaan, ia hanya akan gagal karena perasaan senantiasa berubah dari masa ke masa.
2. Sayangi dia seadanya. Di dunia terdapat hampir 6 billion manusia dengan 6 billion personaliti. Dia sebenarnya seorang yang istimewa dan biarkan dianya kekal begitu. Jangan sesekali terfikir untuk mengubah apa-apa tentang dia karena sekali anda mengubah, selamanya anda akan terus mengubah dirinya. Tentu anda masih ingat, anda terpikat padanya karena dia adalah dia. Maka, tiada alasan untuk anda mengubah dia untuk menjadi seseorang yang lain.
3. Sayangi dia sepenuh hati. Sesungguhnya dia telah banyak berkorban untuk anda. Dengan kelebihan yang ada padanya, dia berpeluang untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih sempurna tapi demi cinta, dia telah memilih diri anda. Maka, jangan sekali kali mencoba untuk mempermainkan keluhuran cintanya.
4. Hormati pendirian dan keputusan dia. Jangan anda merayu dan jangan membuat alasan supaya dia menerima cinta anda karena kelak, yang akan anda dapat darinya hanyalah cinta simpati dan bukannya cinta setulus hati.
5. Yakinkan diri anda akan keistimewaan dia. Dia adalah satu-satunya di dunia ini dan jangan mengharapkan kesempurnaan dari dia karena dia telah cukup sempurna semenjak anda mulai terpikat padanya.
6. Percaya akan dirinya. Senantiasa berbaik sangka padanya, jika kita juga menginginkan begitu darinya . Pastikan anda akan senantiasa memperlakukan diri anda pada tempatnya sebelum melakukan apa-apa. Jika anda sendiri tidak dapat menerimanya, apalagi dia.
7. Jangan berjanji menyayangi dia untuk selama-lamanya karena selama-lamanya bagi anda mungkin akan berakhir keesokkan harinya, tapi berjanjilah untuk menyayangi dirinya seolah-olah setiap hari itu adalah hari yang terakhir untuk anda berdua.
8. BERCINTA dengannya adalah seperti memberi hati anda kepadanya untuk dilukai tapi kepercayaan itu penting. Percayalah kepadanya, niscaya dia akan melindunginya sepenuh jiwa dan raga.
9. Jangan sesekali meninggalkan dia tanpa alasan. Dia bukan hanya akan menangis kecewa dan kemudian meneruskan hidupnya seperti biasa, ketahuilah bahwa jiwanya akan mati secara perlahan.
Tuesday, 20 March 2012
Malas Maximum.....
Da lama tak tulis blog....dulu waktu tak ada blog angan2 melangit...yo-yo oo nk update apa yg dibuat.....Da ada blog...mak aiihh...malas ....+ takde mood....ekceli byk yg nak diuploadkan.....insyaallah.........
So guys...tunggu.....
So guys...tunggu.....
Friday, 16 March 2012
When It’s Right To Leave Your Job
We've all worked jobs we haven't loved and even a few we've downright hated, but leaving a job can be stressful both financially and emotionally. Even though nonfarm employment rose by 243,000 in January, according to the Bureau of Labor Statistics (BLS), the unemployment rate is still sitting at an intimidating 8.3%. So when is the right time to hand in your notice and break up with your current job?
You See Warning SignsAs much as your performance reflects on the company you work for, so does the company's performance reflect on your career. If your company is in financial trouble, it could not only lead to layoffs, it could lead to you being professionally associated with choices you don't agree with. Of course, the higher up the corporate ladder you are, the more this association will affect your measurable results, affecting both your current standing within the company and your resume if and when you ultimately look elsewhere for work. This does not mean you should run at the first sign of trouble - in fact, staying on and being a part of the solution that turns a company around is a huge career boost, one that would hopefully be rewarded without you having to leave.
Beyond financial concerns, if your company is engaged in practices you do not ethically agree with, it may be time to cut your losses. If you value your relationship with the company, voice your concerns through the appropriate channels and offer practical solutions. If the word from above is that those practices are here to stay, it may be time to jump ship.
You Can't Advance Where You Are
If you are happy with the level of responsibility you have achieved, there's probably not a reason to be concerned. However, if you have your sights set on opportunities that simply won't be available to you where you are, your career may stagnate. If advancement is important to you, be sure to bring it up with your manager - they aren't mind readers! Ask what you can do to put yourself in a position to be promoted; this may include taking courses, learning more about other departments or spearheading new projects. Make sure your desire to move up is known, but, most importantly, demonstrate that desire by putting in the work to back it up. Don't come off as ungrateful for or unwilling to fulfill your current role.
Your Health Is Affected
It happens sometimes that the coworkers are friendly, the company is great and you're still unhappy. It could be that the role isn't what you thought it would be or simply that being in that role has made you sure it isn't what you want to do. No one (or at least very few people) enjoy their job 100% of the time, but if you dread going in each morning to the point that the stress and unhappiness is affecting your health, it may be time to reassess. The NIOSH report stated that about 40% of workers reported their job was very or extremely stressful. Yes, we often have to work at jobs we don't love to make ends meet - that's part of adulthood - but if the job you have is making you miserable, it's time to look elsewhere.
You Have a Feasible Backup Plan
This is the most crucial step. Do you have enough savings to live off while you look for work? Do you have a plan in place to freelance or work somewhere temporarily in order to keep a roof over your head? Is your partner able to support you if you're off from work for six months? A year? Be realistic about your spending and saving, and create an unemployment budget that includes several timelines and contingency plans. The best case scenario is that you have another job lined up before you quit, but that simply isn't always possible.
The Bottom Line
On average, a full-time employee works 37.5 hours per week - that's approximately one-third of our waking lives. For many, a job is just a paycheck, but if that's the case we should strive to at least be content with the work we're doing for that money.
Wednesday, 11 January 2012
Dilemma aku
Sesungguhnya aku memang dilemma....
a) Nak berhenti keje...tapi ish3x.....klu resign sekarang confirm tak dapat keje lagi sampai lepas raya...
b) Nak cari keje jugak....tapi ada ker owang nak amik aku keje di situation haku cam ni?.....
c) My daughter sibuk nangis2 ....petang ni nak g tengok dia ke tak? Husband cakap tak payah......
d) My daughter tak nak dok hostel......camana ni...kalau dia dapat SBP or MRSM yang jauh2......
e) Memang dah tau tak dapat bonus...tapi hari ni dapat tau mother company dah dapat....sedey jugak.....
f) Ish3x banyak lagi lah dalam fikiran ni.......boleh naik hyper tension kalau camni.....huhuuuhuhuu
Sekian. cerita sedih saya utk hari ni......
a) Nak berhenti keje...tapi ish3x.....klu resign sekarang confirm tak dapat keje lagi sampai lepas raya...
b) Nak cari keje jugak....tapi ada ker owang nak amik aku keje di situation haku cam ni?.....
c) My daughter sibuk nangis2 ....petang ni nak g tengok dia ke tak? Husband cakap tak payah......
d) My daughter tak nak dok hostel......camana ni...kalau dia dapat SBP or MRSM yang jauh2......
e) Memang dah tau tak dapat bonus...tapi hari ni dapat tau mother company dah dapat....sedey jugak.....
f) Ish3x banyak lagi lah dalam fikiran ni.......boleh naik hyper tension kalau camni.....huhuuuhuhuu
Sekian. cerita sedih saya utk hari ni......
Wednesday, 4 January 2012
Kehilangan lagik.....
Mood kesedihan melanda sejak Najma duduk hostel........petang Selasa dapat sms dari one of my officemate.....dia dah anta resignation letter....kehilangan lagik.....anyway...he leave for his own good....dah dapat better offer buat apa nak tunggu kan...
To Imran...wish you Good Luck for your future undertaking......Dah almost 2 years kita bekerja dibawah satu bumbung hopefully the friendship will never end.....
To Imran...wish you Good Luck for your future undertaking......Dah almost 2 years kita bekerja dibawah satu bumbung hopefully the friendship will never end.....
Berderai Jua akhirnya......
Hari Selasa lepas still keje....(cuti dah habis okeh......)...tapi half day jerk......Coz petang nak anta Najma to hostel....semua barang dah packing.....Kol 3.00pm sampai......register...siap buat beg checking ala2 airport gitu...Najma ditempatkan di Kamar Khadijah....dorm tingkat paling atas 3......lucky dia dapat katil bawah....aku mmg tak suka katil atas...selalu Form one mesti kena buli duduk katil atas...tapi alhamdulillah Najma tak....ada pulak barang yang tertinggal....selimut hahaaaa...so lepas dengar taklimat terus balik (lucky umah tak ler jauh nawwww......kalau tak huhuhuhu)...So kembali ke hostel Najma.....kol 6.00 lebih dia dah nak dinner dan telah dihalau oleh guard (tapi dengan sopan dan tertib okeh...)...kami pun beransur pulang.....Nasib bek Najma pun tak menangis huhuhuhu.....
Before sampai umah kitorang g dinner dulu kat Det Station.....sampai jer umah.....rasa sunyi semacam jerk......airmataku dah tak tertahan.......teringat pulek kat si Najma tuh......kalau tak dialah peneman......si Hasya kan geng bapaknyer......so baru release.....Geng dah takde..Uwwwaaaa.....sampai kat atas...tgk bilik nangis lagik....sampaikan my hubby n Hasya takutlah......terus si Hasya dengan rasa berdikarinya nak iron baju sendiri.....(reti ker?)....So my hubby tolong dia...
Huhuhu......setelah berpisah baru rasa sunyi tanpa Najma...kalu dia ada memang asyik mengomel jerk ngan dia....
Najma....Mama love you...bila nak balik nih.....Mama windulah.....Mama takde geng huhuhuhu....
Before sampai umah kitorang g dinner dulu kat Det Station.....sampai jer umah.....rasa sunyi semacam jerk......airmataku dah tak tertahan.......teringat pulek kat si Najma tuh......kalau tak dialah peneman......si Hasya kan geng bapaknyer......so baru release.....Geng dah takde..Uwwwaaaa.....sampai kat atas...tgk bilik nangis lagik....sampaikan my hubby n Hasya takutlah......terus si Hasya dengan rasa berdikarinya nak iron baju sendiri.....(reti ker?)....So my hubby tolong dia...
Huhuhu......setelah berpisah baru rasa sunyi tanpa Najma...kalu dia ada memang asyik mengomel jerk ngan dia....
Najma....Mama love you...bila nak balik nih.....Mama windulah.....Mama takde geng huhuhuhu....
Subscribe to:
Posts (Atom)

